Batak Simalungun

Batak Simalungun

Dikenal dengan kerajaan Simalungun dan tradisi Tortor Simalungun yang anggun.

Wilayah Batak Simalungun

Memuat peta...

Lokasi Penting:

Tanah SimalungunPematangsiantarIstana Raja SiantarPematang RayaDanau Toba (sisi timur)+2 lainnya

Wilayah Batak Simalungun terletak di bagian timur Danau Toba, membentang dari dataran tinggi hingga pesisir timur Sumatera Utara. Kawasan ini memiliki topografi yang bervariasi dari pegunungan hingga dataran rendah.

Kabupaten/Kota:

Kabupaten SimalungunKota Pematangsiantar

Landmark Penting:

Pematangsiantar

Kota terbesar di Simalungun, pusat pemerintahan dan perdagangan

Istana Raja Siantar

Bekas istana Kerajaan Siantar yang kini menjadi museum

Pematang Raya

Pusat kebudayaan Simalungun

Danau Toba (sisi timur)

Bagian timur Danau Toba yang berbatasan dengan Simalungun

Sejarah Batak Simalungun

Batak Simalungun memiliki sejarah kerajaan yang panjang dengan empat kerajaan utama: Siantar, Tanah Jawa, Panei, dan Silimakuta. Masyarakat Simalungun dikenal ramah dan terbuka terhadap pengaruh luar sambil tetap mempertahankan identitas budayanya.

Menurut tradisi lisan, nenek moyang Simalungun berasal dari Tuan Saribu Raja yang memiliki empat putra. Keempat putra ini kemudian mendirikan empat kerajaan utama Simalungun. Masyarakat Simalungun mengembangkan peradaban yang unik dengan pengaruh dari berbagai budaya sekitar.

Timeline Sejarah

Abad ke-15

Berdirinya Kerajaan Simalungun

Empat kerajaan utama Simalungun mulai terbentuk dari keturunan Tuan Saribu Raja.

1890

Kedatangan Belanda

Belanda mulai memasuki wilayah Simalungun dan membangun perkebunan.

1907

Perjanjian dengan Belanda

Kerajaan-kerajaan Simalungun menandatangani perjanjian dengan Belanda.

1945

Kemerdekaan Indonesia

Masyarakat Simalungun mendukung kemerdekaan Indonesia.

1947

Penghapusan Sistem Kerajaan

Sistem kerajaan dihapuskan dan Simalungun menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Galeri Sejarah

Pemandangan Simalungun

Wilayah Simalungun dengan latar pegunungan

Budaya Batak Simalungun

Budaya Simalungun memiliki keunikan tersendiri dengan sistem marga yang berbeda dari Toba. Tortor Simalungun dikenal lebih anggun dan lemah gemulai, sementara Hiou (kain tenun) memiliki motif geometris yang khas.

Sistem Kekerabatan

Sistem kekerabatan Simalungun berbasis marga dengan struktur Tolu Sahundulan (tiga tungku). Sistem ini mirip dengan Dalihan Na Tolu namun dengan istilah dan praktik yang berbeda. Hubungan kekerabatan diatur melalui Sanina, Tondong, dan Boru.

Jenis-jenis:

  • Sanina (Saudara semarga)
  • Tondong (Keluarga pemberi istri)
  • Boru (Keluarga penerima istri)

Galeri Budaya Batak Simalungun

Galeri

Rumah Bolon Simalungun

Tokoh Penting Batak Simalungun

Foto Tuan Rondahaim

Tuan Rondahaim

Raja Siantar

1870 - 1947

Pemimpin Tradisional

Raja terakhir Kerajaan Siantar yang memimpin pada masa transisi kolonial dan menjaga tradisi kerajaan Simalungun.

Foto Waldemar Hoetagaloeng

Waldemar Hoetagaloeng

Tokoh Pendidikan

1890 - 1960

Pendidikan

Pendiri sekolah-sekolah di Simalungun dan tokoh yang berjasa dalam pengembangan pendidikan masyarakat Simalungun.

Foto J. Wismar Saragih

J. Wismar Saragih

Budayawan

1930 - 2010

Budaya

Tokoh budaya Simalungun yang berjasa dalam pelestarian dan dokumentasi budaya Simalungun.

Diskusi

(0 komentar)
0/1000